Kamis, 28 Juni 2018

Sebuah Hubungan

   Kadang, yang kita anggap sederhana. Masih terbaca rumit oleh dunia.

Manusia adalah makhluk yang gak berhenti membuat gue terpana dengan segala macam tingkahnya, sifatnya, dan segala macam urusannya.

Kali ini gue mau membahas tentang suatu hubungan. Kalian pasti sejak kecil sudah memiliki hubungan bukan? Entah itu hubungan dengan orang tua, teman, dan lain-lain. Semakin dewasa, gue merasa kata 'sahabat' ini sulit untuk didefinisikan. Maksud gue, sebenarnya sahabat itu seperti apa dan bagaimana. Dan apakah orang yang selalu ada di saat senang ataupun duka pantas mendapat julukan 'sahabat' ? Atau justru orang yang memahami diri kita dengan baik, selalu mendukung dengan setulus hati, atau yang selalu berbuat baik terhadap kita? Terkadang gue berpikir, sebenarnya sahabat itu dikategorikan seperti apa. Dan hubungan persahabatan itu layaknya seperti saudara sendiri kah?

Terkadang gue bingung mana yang harus gue anggap sebagai sahabat atau teman dekat. Atau dua kata tersebut memiliki arti yang sama?

Selama gue 18 tahun, hubungan persahabatan itu selalu memiliki jeda, yang mengganggap hubungan persahabatan itu sudah tidak seperti sahabat lagi. Entah jeda karena jarak, tidak pernah hangout bareng, tidak pernah bercerita lagi, atau memiliki teman baru. Dan, pernah gak si kalian merasa gak yakin bahwa yang kalian anggap sahabat, itu emang beneran sahabat kita? Atau mungkin, hanya sebelah pihak saja yang mengganggap seperti itu.

Gue pernah merasakan, bagaimana rasanya ketika kepercayaan yang sudah tumbuh. Lalu, dirusak dengan mudahnya oleh sebuah hubungan bernama sahabat.  Rasanya itu seperti apa yang selama ini lo genggam, ternyata di dalamnya itu ada duri yang begitu tajam. Dan, salah satu efek yang ditimbulkan adalah tidak mudah untuk percaya sama orang lain. Butuh waktu yang lama, untuk mengenal dan memahami satu sama lain.

Jadi, rasa percaya itu menurut gue lebih penting dibandingkan rasa sayang. Karena, ketika lo sudah percaya sama seseorang otomatis lo akan sayang. Dan setelah itu adalah sebuah komitmen. Iya, komitmen dalam sebuah hubungan itu penting.

Dan, alangkah baiknya ketia lo mencintai atau menyayangi orang lain. Cintai dan sayangi diri lo dengan baik terlebih dahulu.

-doyan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Surat untuk Dian

Mulai menulis ini pukul 02.55 pagi, sembari mencari terminologi-terminologi biomekanik, belum tau selesai kapan. Sebetulnya menulis ini buka...