Hai gengs! udah lama gue gak nulis di blog ini. Btw, gue mau sharing tentang pengalaman gue menekuni olahraga futsal putri. Jadi, salah satu hobi gue adalah berolahraga. Selama 18 tahun, gue udah mencoba berbagai bidang olahraga, antara lain: volly, pencak silat, basket, renang dan futsal. Gue bukan berasal dari keluarga atlet.
Ok, cukup kali ya intronya. Sekarang gue mau bercerita pengalaman gue tentang olahraga futsal putri. Gue mulai mengenal olahraga futsal putri sejak Januari 2017. Saat itu gue kelas 11 semester 2. Agak telat si ya gue masuknya, soalnya gak lama lagi kelas 12. Dan, kegiatan gue akan disibukkan dengan namanya ujian. Jadi, di sekolah gue ada estrakulikuler futsal putrinya. Nama tim kami adalah ladies six. Dan untuk nama ekstrakulikuler futsal nya sendiri adalah Bazuri 6 FC.
Btw, kenalin mereka adalah pelatih di estrakulikuler futsal sekolah gue. Yang kiri pelatih futsal putra, namanya Yudho Dwi Asmoro dan sebelah kanan namanya Ali Nida Ulhaq. Panggilan akrab mereka itu bang dodoy sama bang ali.
Waktu pertama kali gue ikut turnamen futsal putri itu di Futsal 1818 Ceria di daerah kukusan depok. Gue gatau si nama eventna apa. Saat itu gue diajakin gitu buat ikut futsal. Soalnya butuh kiper, gue diajakin sama anak-anak futsal putra nya buat join di futsal. Pas diajakinnya itu lagi ada event bazuri cup di sekolah. Jadi, bazuri cup itu event dari estrakulikuler futsal yang peserta nya alumni futsal dari angkatan 1 sampai akhir. Kegiatan ini menurut gue bagus, soalnya mempererat tali silaturahmi antar angkatan.
Nah, waktu pertama kali turnamen. Gue masih noob banget hehe, gue kegolan 7. Gue bener bener bingung, gue gatau harus gimana. Saat itu gue belom paham tentang sistem permainan futsal. Jadi, seadanaya aja gue bermodal berani, tekad dan semangat. Untuk event ini, kami belum bisa meraih gelar juara.
Ini adalah foto saat turnamen di Futsal 1818 Ceria event Sakha Cup
Setelah itu, kami semakin rajin buat latihan. Dan, mempersiapkan untuk turnamen selanjutnya. Oiya, kita latihan setiap hari senin, rabu dan jumat. Kalau hari senin dan rabu kita mulai latihan mulai sehabis sholat ashar sampai jam 6. Kalau hari jumat mulai jam 2 sampai jam 6. Turnamen kedua kita adalah Hexa Cup, yaitu event di sekolah kita sendiri. Kita latihan sekitar 2 bulan. Ini fotonya, tapi kita lupa buat foto full tim. Adanya foto ini aja.


Di event ini kami belum berhasil meraih gelar juara.Kami hanya meraih harapan 1.
Kami memang bukan tim yang jago. Tetapi, kami punya jiwa semangat yang tinggi. Tim kami pun semuanya belajar futsal dari nol. Karena, kami masuk bukan melalui jalur prestrasi. Kami punya tekad yang kuat untuk membela lambang yang ada di dada kami. Dan, mengharumkan nama sekolah kami. Langkah kami untuk meraih gelar juara pun tidak terhenti sampai di turnamen ini. Kami kembali mencoba di turnamen berikutnya. Yaitu, di event Charitas Cup. Event ini diselenggarakan di sekolah SMA Charitas Jakarta di daerah lebak bulus jakarta selatan. Ini adalah turnamen ketiga gue. Btw, posisi gue di tim futsal putri ini sebagai kiper. Kita latihan untuk event ini sekitar 3 sampai 4 bulan. Dan, akhirnya kami berhasil meraih gelar juara 2.
Ada yang gregret si di turnamen kali ini, kita sempat bertemu lawan tuan rumah event ini. Sempet gerogi karena pendukungnya sangat amat banyak. Tapi, seperti yang gue bilang sebelumnya. Kami punya jiwa semangat yang tinggi. Kami tidak takut. Pelatih kami pun selalu meyakinkan dan percaya bahwa kami bisa. Dan akhirnya kita bisa unggul saat di semifinal. Dan, kita melangkah maju ke final. Di final pun ada yang greget juga. Kita sempat tertinggal 3-0 dari lawan. Sempat down, karena kami ketinggalan di babak pertama. Tapi, akhirnya di babak kedua kita bisa menyusul skor yang tertinggal menjadi 3-3. Dan, akhirnya pinalti. Jujur, gue rada takut dengan pinalti. Karena, di turnamen sbelumnya pinalti juga. Dan, gue kan belum lama di dunia futsal. Jadi, belum terlalu paham bagaimana cara untuk tetap tenang saat pinalti dan apa yang harus gue lakukan saat pinalti. Pas pinalti di event ini, jujur aja gue nangis karena takut hehe.
-doyan
-doyan




